Mb@h Roeri Community

Orientasi Sesaat

Sering kita melihat fenomena mode menggejala di masyarakat kita misalnya tatanan rambut gaya Shaggy, gaya berpakaian harajuku, latah dalam bahasa gaul. Misalnya berucap gaya Chinta Lhaura….atau “ya iyaa laah masak ya iya dong”…..”ya mulan jami laaah…masak mulan jami dong!!”. Celana model boot cut dengan gaya sedikit mlotrok sehingga kelihatan celana dalamnya,  sampai bagaimana trend memuja artis/pekerja/buruh asing dibanding orang orang dari anak bangsa sendiri et cetera. Fenomena yang aku sebut di atas  sangat menggejala di negeri kita saat ini.
Bahkan pola itu sampai masuk ke wilayah keyakinan yang bisa mengakibatkan konflik horizontal. Contoh kasus yang masih hangat bahkan cenderung panas adalah pernyataan Gus Dur yang mengatakan FPI Bajingan ….. berdampak pada semua Banser NU dan kaum Nahdliyyin ingin menggrebeg kelompok FPI di berbagai daerah untuk membubarkan FPI yang sama-sama ummat Muhammad. Efek dari pernyataan tersebut bahkan sampai disikapi dengan akan membentuk pasukan berani mati segala !!! Lha kalau nyampai Jakarta maka kata orang betawi : “Boleh aje mereka jadi pasukan berani mati, nah kalau elo elo padhe udah nyampe di betawi, ntar tinggal gue mati’in aje !!! hehehe…Lu ade pasukan berani mati, disini ade pasukan berani mati’in”. Semoga saja itu kagak sampe terjadi beneran, agar negeri ini tetap aman dan damai…peace…peace…peace.
Kelatahan ini juga sampai pada dunia entertainment !! Bayangkan, bagaimana orang Indonesia begitu menyokong keberadaan orang asing yang cari kerja di Indonesia, bahkan mereka berani membayar lebih atas kedatangan orang asing di Indonesia itu. Padahal belum tentu visa mereka adalah visa pekerja. Misalnya bagaimana kita membayar lebih artis Malaysia (siti nurhalizah, dan sebagainya) Philipina ( maribeth-penyanyi yang ngetop dengan lagu denpasar moon) juga artis dari benua eropa lainnya yang banyak berkeliaran di Jakarta ini, dan mereka benar benar menikmati rupiah yang tiada taranya, yang di negeri asalnya bisa saja tidak ia dapatkan sama sekali.
Sampai-sampai Julia Peres yang beriklan kondom itu begitu dipuja di tanah air ini !!!. Padahal artis-artis asing tersebut di negeri asalnya sana barangkali foto Bugil pun paling kagak ada yang peduli atau kalau toh dibayar mungkin hanya setara 20 ribu rupiah???, itupun kalau pas ada kontraktor mabok !! Kalau pas sadar bisa jadi orang2 setipe Julia Perez dinegerinya nggak laku alias Muke jauuuhh !!!
Bayangkan sebaliknya, orang-orang kita kalau di negeri luar alias luar negeri nggak ada yang menghargai alias gak ono sing nggagass !!! Kris Dayanti kalau di Malaysia barangkali yang nonton juga cuma TKW yang dibayari kedubes Indonesia disana, lha kalau bayar sendiri mana mau !!! Demikian juga Agness Monica yang mau ke Amerika ??? tangeh lamun !! disana paling yang nonton nggak sampai 10 orang itu pun dalam keadaan setengah sadar !!! Barangkali demikian. Termasuk ilmuwan dan kaum pelajar yang merantau ke luar negeri !!
Memang negeri ini terlalu menghargai pendatang dan tidak membela bangsanya sendiri !! Makanan dan buah buahan di kulkas kita semuanya produk luar : Apel Fuji, Duren Bangkok, Jeruk Shang Hai, Roti Mandarin, Timun jepang dan semuanya dah….!!. Bagaimana dengan Apel Malang, Duren Petruk, Jeruk Tawangmangu dsb…dsb, bisa-bisa kita ini tidak mengenalnya sama sekali.

Kita telah mengalami Disorientasi kalau tidak mau disebut terjajah dalam kehidupan alias nggak punya sikap hidup sama sekali.
Kalau pun masih ada orientasi/sikap hidup aku sebut hanyalah sebagai orientasi sesaat. Untuk selanjutnya mode itu tenggelem dan digantikan dengan mode yang lain !!! orang yang nggak mengikuti mode dianggap ketinggalan jaman !! kuno !! Jadul !! (alias : Jaman Dulu), nggak gaul dan sebagainya !!!
Pernah sesekali tergelincir ikut arus mode pada jamannya !!! tapi aku masih beruntung cepat sadar dan menyadari setidaknya tidak larut dalam arus mode yang berlebihan sampai akut !!! Aku sadari pergolakan itu ada sejak duduk di bangku SMA, dimana aku mulai kenal lingkungan sekitar. Tapi sejak menginjakkan kakiku di bangku perkuliahan, karakter akan jatidiriku semakin aku perjelas !!! aku memilih menjadi apa adanya sambil bagaimana merancang masa depan !! yang setidaknya ada dalam mimpi.
Semoga postingan ini bisa menjadi bahan renungan dan pemikiran khususnya untuk adik-adik yang masih jadi pelajar/mahasiswa untuk tidak terjebak dan ikut arus sesaat/sementara. Karena itu hanya kulit luarnya saja. Jadilah pribadi yang berkarakter dan percaya diri. Ada Substansi atau inti yang lebih dari segalanya yang harus kita raih yaitu jati diri atau karakteristik dan bekali diri dengan prestasi jangan hanya berbekal gengsi.

8juni08, dari kawasan kebon singkong, diantara himpitan rumah petak jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s